Selasa, 29 Mei 2018

PENDAKI HIMALAYA

Malam ini,
Ku terlibat percakapan kaku dengan bintang
Bahkan bulan larut di dalamnya

Langit semakin menyudutkanku
Petir senantiasa mengingatkanku

Himalayakah ini?
Nampak begitu tinggi
Terjal

Hey,
Mengapa begitu dingin?

Ku harus mendaki
Ku coba
Ku paksa

Mengapa tak kunjung sampai?

Dimana puncaknya?
Adakah?
Nyatakah?

Kau pembual ! 
Terhitung 2 tahun ku mendaki

Tapi mana,
Dimana?

Haruskah ku pikul Himalaya?
Agarku bersamamu
Tanpa harus mendaki




Bandung,

Indah Prabasari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HARAPAN DARI TIMUR

Akhirnya, Panggilan telah terjawab Sebuah impian dan cita-cita mulia Katanya, Kualitas manusia diukur dari keputusan hidupnya Akumulas...